Singapura Berikan Asuransi TKI yang Meninggal Dunia

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

MALANG, (TubasMedia.Com) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura menyerahkan asuransi untuk Ririn Handayani, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Singapura 6 Februari 2012. Asuransi senilai 40 ribu dolar Singapura atau setara dengan Rp 250 juta itu diterima orang tua korban, Buamin di Hotel Gajahmada Kota Malang, Jawa Timur, belum lama ini.

‘’Pemberian asuransi ini karena berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan KBRI di Singapura memang murni karena kecelakaan kerja. Itu pun merupakan hasil keputusan dari pengadilan Singapura,” jelas Counsellor KBRI Singapura, Sukmo Yowono.

Dia menjelaskan bahwa kecelakaan kerja yang dialami Ririn Handayani, kelahiran 9 Maret 1991 itu saat membersihkan jendela ruangan di lantai 8. Kala itu dia kepeleset, lalu jatuh. :Jadi murni kecelekaan kerja,” tegasnya

Selama bekerja di Singapura, Ririn, alumnus SMK PGRI Pakisaji itu sudah dua kali pindah tempat kerja karena tidak betah. Majikan pertama Ririn bernama Goh Leong Hang. Di majikan pertama, ia bekera tiga hari. Kemudian pindah ke majikan kedua dan meninggal.

Menurut dia, memang ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja. Dia contohkan seperti bunuh diri. Kasus semacam itu tidak bisa mendapat asuransi termasuk . TKI itu ilegal. Namun, untuk kasus Ririn yang merupakan putri pasangan Buamin dan Rukaiyah warga Jalan Sarangan RT 4 RW 1 Desa Karangpandan Pakisaji Kabupaten Malang ini murni kecelakaan kerja. Anak kedua dari dua bersaudara ini baru bekerja tiga hari di Singapura.

Komentar senada juga diungkapkan Kepala Disnakertrans Kabupaten Malang, Djaka Ritamtama. Menurut dia, asuransi yang diterima ahli waris Ririn Handayani itu karena Ririn sebagai TKW di Singapura melalui jalur resmi.

Dia menjelaskan berdasarkan data yang ada di Disnakertrans Kabupaten Malang, Ririn merupakan salah satu dari 2,2 juta TKI asal Kabupaten Malang yang bekerja di luar negeri. Mereka tersebar di Hongkong, Taiwan, Singapura, Timteng, Malaysia dan lain sebagainya. (yusron)

Topik :

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.