Siswa Miskin Terbantu

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

BANJAR, (Tubas) – Dengan disalurkannya program Bantuan Siswa Miskin (BSM) kepada siswa yang secara ekonomi kurang mampu, hasilnya sangat dirasakan bermanfaat bagi anak didik yang nota bene berada di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Setidaknya mereka yang belum memiliki pakaian seragam sekolah, tas, sepatu atau peralatan lainnya, bisa dibantu dengan adanya bantuan dari pemerintah ini.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMPN 7 Kota Banjar, Yoyo Sunarya, S.Pd. kepada Tubas baru-baru ini. Dijelaskan, dari jumlah siswanya sebanyak 597 orang masih terdapat 121 orang lebih siswa miskin. Ini baru satu sekolah saja, apalagi kalau dijumlah semua se-kabupaten, tentu tidak tahu berapa, tapi jauh lebih banyak lagi. Artinya, tingkat kemiskinan di negara kita semakin bertambah.

Namun ada hal yang membuat dilematis bagi pihak sekolah, sebab kriteria miskin itu sangat sulit ditentukan faktornya. Maka pihak sekolah berpedoman terhadap ajuan orang tua siswa yang ditandatangani oleh pihak kepala desanya masing-¬masing.

“Yang namanya bantuan untuk masyarakat, pasti semua ingin dibantu, tetapi kan sudah jelas aturan mainnya. Apakah layak tidak masyarakat tersebut dibantu, jangan sampai yang mampu ingin mendapatkan bantuan miskin.” terangnya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala SMPN 4 Kota Banjar, Drs. Johan Suyono, M.Si. Bantuan untuk masyarakat miskin ini memang sangat dirasakan manfaatnya oleh para orang tua siswa dan muridnya. Setidaknya ini bisa membantu kebutuhan murid itu sendiri dalam hal pengadaan pakaian maupun perangkat kebutuhan lainnya. Kalau memang hanya mengandalkan dari dana anggaran BOS saja untuk membantu masyarakat miskin ini, tentunya tidak akan mencukupi. (mamay)

Berita Terkait

Komentar

Komentar