SMPN 11 Depok Dorong Pelestarian Lingkungan Hidup

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

DEPOK, (TubasMeda.Com) – Guna mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya melestarikan lingkungan hidup, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Kota Depok, Jawa Barat mulai menerapkan salah satu program pemerintah yang diharapkan mendapat apresiasi baik sesuai Surat Keputusan Walikota Kota Depok No : 821.29/526/kpts/BLH/Huk/2012 mengenai pembentukan tim Adiwiyata Kota Depok.

Wakil Kepala SMPN 11 Ety Kuswandarini di ruang kerjanya, pekan lalu, menegaskan dukungan penuh kepada salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup untuk menciptakan sekolah yang sadar akan kepentingan lingkungan hidup.

Program tersebut bertujuan untuk menciptakan kondisi sekolah yang lebih baik, menjadikan tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dapat ikut bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup berdasarkan kebersamaan. “Artinya menghasilkan keterbukaan, kejujuran, keadilan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam,” katanya.

Menurut Ety sekolah yang berlokasi di Jl. Murbai Perumahan Sukatani Permai, Kecamatan Tapos Kota Depok ini merupakan salah satu dari sembilan sekolah yang masuk kriteria Adiwiyata. Adiwiyata pun telah ditetapkan empat kriteria, yakni pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung sekolah.

“Sekolah sudah menerapkan dari awal ketika siswa masuk ke dalam gedung dengan program 5 S yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun. Dalam penerapan kurikulum berbasis lingkungan sudah dilakukan dengan monolitik. Artinya, pendidikan lingkungan hidup memiliki kedudukan yang sama seperti mata pelajaran lainnya dan sudah ditetapkan dalam Perda, selain itu juga sudah menerapkan sistem integratif yaitu setiap guru ikut bertanggung jawab pengembangan lingkungan hidup kepada semua siswa,” jelas Ety.

Sejak 2008, tambah Ety sekolah telah menerapkan peduli Lingkungan Hidup. Pada 2009 SMP Negeri 11 mendapatkan juara pertama tingkat Kota Depok untuk sekolah berbudaya Lingkungan Hidup. Pada 2010 mendapatkan juara tiga tingkat provinsi. Hal itu merupakan salah satu bukti sekolah serius ikut mengubah prilaku siswa yang tidak peduli lingkungan dengan membuang sampah sembarangan, sekarang sudah terbiasa membuang sampah pada tempatnya tanpa disuruh dan membersihkan kelasnya tanpa disuruh dan sudah menjadi kebiasaan baik di luar sekolah.

“Kemenangan bukan tujuan mutlak, namun untuk merubah kebiasaan buruk siswa serta warga sekolah lainnya menjadi peduli terhadap lingkungan, itu adalah prioritas utama. Seluruh warga Sekolah SMP N 11 menginginkan 5 atau 10 tahun ke depan tidak ada lagi efek rumah kaca, pemanasan global, kebanjiran dan penyakit endemik” tegasnya.

Selain membiasakan siswa membuang sampah pada tempatnya, sekolah ini pun menerapkan pengolahan sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos, daur ulang dari plasik untuk kerajinan tangan. Dengan program Adiwiyata siswa akan selalu peduli terhadap lingkungan. “Jadi dengan sendirinya timbul kesadaran diri pribadi mulai dari hal yang kecil dan sederhana serta dilakukan dari sekarang”, tambah Ety. (eko)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.