Sosialisasi Vaksin Covid-19 Libatkan Tenaga Medis dan Perangkat Desa

Lenny Marlina Siburian didampinging Bidan Desa Meilina Sianturi sedang memberikan vitamin kepada Balita. (tubasmedia.com/edison)

DOLOKSANGGUL, (tubasmedia.com) – Ketua Pembina PKK Kecamatan Paranginan Ny. Parlin Siahaan Lenny Marlina Siburiann SPd melakukan kunjungan ke setiap desa dalam rangka melakukan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 dengan melibatkan seluruh tenaga medis desa bersama Kader Posyandu serta perangkat desa secara masif di Kecamatan Paranginan.

Lenny Marlina Siburian didampingi Bidan Desa Paranginan Utara Meilina Sianturi kepada tubasmedia.com mengatakan, bahwa dirinya sebagai Ketua TPPKK Kecamatan Paranginan mengajak seluruh Aparat dan tenaga medis desa ikut mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 secara masif agar masyarakat tidak salah mendengar informasi tentang vaksin Covid-19.

Kita berharap informasi dari Pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 sampai dengan benar kepada masyarakat luas di kecamatan ini. “Aparat tenaga medis dan kader desa bersama lapisan masyrakat, tokoh Adat, tokoh Agama terutama Pers agar membantu Pemerintah mensosialisasikan vaksinasi Covid ini” kata Lenny Marlyna, Kamis, (11/2) di Pustu Desa Paranginan Utara.

Peran pers yang merupakan garda terdepan dalam hal menghayo-hayokan pentingnya vaksinasi kepada seluruh masyarakat apakah itu melalui media cetak, elektronik ataupun online sangat di harapkan. “siapa saja yang dapat atau wajib divaksinasi ada aturan juknis dari kemenkes/gugus tugas Covid informasinya harus sampai dengan benar kepada masyarakat” ujarnya.

Selain sosialisasi vaksinasi Covid 19, Lenny juga ikut menyaksikan pemberian Vitamin A, Obat Cacing dan penimbangan Balita untuk mengetahui dan mencegah stunting di daerah itu.

Ditempat yang sama Meilina Sianturi Bidan di desa itu kepada tubasmedia.com menjelaskan bahwa pihaknya sedang giat-giatnya mengadakan penimbangan balita untuk mencegah stunting.

Kata dia, stunting itu adalah merupakan kekurangan gizi pada Balita secara kronis yang mempengaruhi pertumbuhan. hal itu akan terlihat dari hasil penimbangan balita dari awal hingga sekarang dan bila itu terjadi akan berdampak buruk terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dengan demikian stunting itu harus dicegah” sekarang kita sudah mulai dari Ibu hamil hingga penimbangan balita secara rutin” kata Meilina.(edison ompusunggu)

Berita Terkait

Komentar

Komentar