Sumut Miliki Potensi Besar Batu Bara

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

MEDAN, (TubasMedia.Com) – Sumber daya alam batu bara di Provinsi Sumatera Utara (Pemrovsu) hingga saat ini belum dimanfaatkan, meski batu bara bisa menjadi salah satu bahan bakar pembangkit listrik. Potensi batu bara yang terdapat di tiga wilayah, yakni Nias, Mandailing Natal (Madina) dan Labura, masih menunggu kedatangan investor untuk dikembangkan.

Kabid Pertambangan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumut, Zubaidi mengatakan, saat ini masih melakukan eksplorasi mengenai kelayakan dan potensi tambang batu bara di Madina dan Labura, meskipun untuk potensi batu bara di kedua wilayah itu belum diketahui dengan waktu yang tidak terbatas.

“Sedangkan di Nias, belum dapat dilakukan karena terhambat pada kawasan hutan lindung,” ujarnya kepada wartawan, di Medan, baru-baru ini.

Diakuinya, untuk pemanfaatan potensi batu bara yang dikembangkan investor, juga tidak dapat diketahui karena izin pertambangan ada di daerah masing-masing. “Laporan kita belum ada investor dan nilai investasi yang masuk untuk melakukan pengeboran batu bara. Kami hanya mengetahui wilayah potensi batu bara, sedangkan volumenya sama sekali belum terdata,” ucapnya.

Dijelaskan oleh Zubaidi, sebelum memanfaatkan tambang batu bara yang ada, pihaknya juga harus melakukan pengeboran terlebih dahulu untuk mengetahui kedalaman tambang. Setelah itu melakukan beberapa tahap, yakni survei pendahuluan, eksplorasi dan studi kelayakan.

“Jika ditemukan tambang tersebut tidak layak dilakukan pengembangan karena potensi hasil batu bara yang kecil, ya tidak jadi ditambang,” ucapnya.

Informasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan mendorong peningkatan eksplorasi dan eksploitasi batu bara di Pulau Sumatera, karena memiliki cadangan yang jauh lebih besar. Namun, eksplorasi dan eksploitasi yang dilakukan di wilayah tersebut masih kalah dibanding wilayah Kalimantan. (anthon)

Berita Terkait

Komentar

Komentar