Sungai Sigeaon Tarutung Dicanangkan Wisata Sungai

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Tarutung sebagai ibukota Tapanuli Utara pantas mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pembenahan kota yang sudah berusia ratusan tahun ini terkesan lambat bahkan dinilai sebagian masyarakat kurang dipedulikan para pimpinan daerah atau Bupati.

Bupat Taput i Drs. Nikson Nababan Msi menjelaskan, pembangunan kota Tarutung tidak terlepas dari kawasan wilayah Rura Silindung (Kecamatan Tarutung, Siatas Barita dan Sipoholon). Dikatakan, Tarutung memiliki potensi wisata  yang sejak dulu menjadi ikon kota ini, yakni Aek Sigeaon (Sungai Sigeaon) yang mengalir ditengah kota. Sungai ini mengalir di tiga kecamatan tersebut.

“Tidak banyak kota yang dialiri sungai di tengah kota seperti Tarutung. Potensi ini luput dari perhatian kami para pimpinan daerah”ujar Nikson Nababan  dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan baru baru ini. Ia menegaskan, Sungai Sigeaon adalah potensi wisata yang dapat menjadikan kota Tarutung sebagai kota wisata modern. Ditengah berbagai kepentingan terhadap Sungai Sigeaon, menurut bupati, sungai ini harus diselematkan ddan direvitalisasi.

“Saya sudah mendengar berbagai pendapat masyarakat atas menyusutnya permukaan air sungai yang kita banggakan ini. Ada beberapa hal yang mempengaruhi semakin menurunnya permukaan air sungai yang ruwet kita tangani karena regulasi atau kewenangannya bukan di Pemkab Tapanuli Utara. Namun demikian kita akan berjuang terus untuk mengembalikan marwah sungai ini dan mengembangkannya sebagai objek wisata” sebut Bupati dan menggambarkan rencana induk pengembangan tersebut yang rencana dilengkapi berbagai fasilitas umum untuk kepentingan wisatawan dan masyarakat sekitar.

Dikatakan Bupati,  Pemkab Tapanuli Utara telah mengajukan rencana pembangunan Kawasan Wisata Sungai Sigeaoan kepada Kementerian PUPR RI termasuk diantaranya pembangunan bendungan dihilir sungai di sekitar Saitnihuta.

“Salah satu upaya revitalisasi Sungai Sigeaon adalah membangun Bendungan. Dengan demikian permukaan air akan meningkat, ketebalan pasir pun akan dapat dikendalikan”ujar Bupati dan menambahkan, upaya Pemkab Tapanuli Utara untuk mewujudkan rencana ini adalah meyakinkan para pengambil keputusan di Jakarta  atas manfaat jangka panjang program pembangunan ini. “Semua lembaga yang berkaitan dengan pengambilan keputusan terutama Kementerian PUPR RI  atas program ini telah kita temui dan yakinkan. Mudah-mudahan usulan kita ini dikabulkan”ujar Bupati.

Bupati juga menjelaskan, rencana pembangunan Bendungan Aek Sigeaon terebut merupakan bagian dari Rencana Pengembangan Tapanuli Utara yang telah dibuat bulan Oktober 2020, diantaranya Pembangunan Sport Center di Dusun Aek Nasia Kecamatan Tarutung, Pengembangan Salib Kasih, Pajak (Onan) Modern Tarutung,  Kebun Raya Silangit  dan rencana pendirian Politeknik Pertanian (Negeri).

Sementara itu, Kadis Perukim Tapanuli Utara Bidiman Gultom melalui Kabid Cipta Karya Jonner Nababan mengakui, Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan MSi telah memerintahkan mereka  untuk menyusun sebuah Rencana Induk pengembangan Kawasan Tapanuli Utara untuk diajukan kepada Kementerian PUPR RI di Jakarta. “Usulan itu sudah presentasikan Bapak Bupati kepada Kementerian PUPR RI dan beberapa pejabat pengambil keputusan di Jakarta”sebut Jonner Nababan saat ditemui diruang kerjanya Kamis (30/09/2021) lalu. (tony)

Berita Terkait

Komentar

Komentar