Super Jokowi, Dukung Jokowi-Maruf

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Forum Perempuan Indonesia yang menamakan diri Super Jokowi (Suara Perempuan untuk Joko Widodo-Ma’ruf Amin) mendeklarasikan dukungan. Kelompok relawan ini dipimpin politikus senior PKB, Ida Fauziyah.

Super Jokowi melihat program-program Jokowi selama menjabat presiden layak diteruskan pada periode selanjutnya. Super Jokowi mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019.

“Kami terima kasih sahabat perempuan Indonesia yang tanpa ada paksaan dengan penuh kerelaan meyakini Jokowi-KH Ma’ruf Amin mampu mengantarkan masa depan lebih baik, masa depan perempuan Indonesia dan masa depan anak-anak Indonesia,” kata Ida selaku Ketua Umum Super Jokowi di gedung Nyai Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/8/2018).

“Super Jokowi tidak hanya terdiri dari emak-emak saja, Super Jokowi beranggotakan mama-mama muda, termasuk perempuan milenial. Super Jokowi tidak hanya kita dorongkan ada di kota-kota, tapi akan ada di desa-desa seluruh Indonesia. Super Jokowi hadir karena kami percaya Pak Jokowi mampu membangun negara yang berkualitas,” sambungnya.

Super Jokowi berharap bisa melanjutkan kepemimpinannya sebagai presiden untuk periode 2019-2024. Super Jokowi yang terdiri dari emak-emak hingga mama muda berharap program Jokowi berlanjut karena dinilai dapat membuat Indonesia semakin maju.

Ida juga menguraikan program-program kesuksesan saat Jokowi menjabat presiden dalam deklarasi itu. Pasangan Jokowi-Ma’ruf dinilai Super Jokowi sebagai pasangan yang pas untuk memimpin Indonesia ke depan.

“Saya kira semua tahu program yang Pak Jokowi menanamkan pembangunan mental spiritual yang dimulai ketahanan keluarga. Kita juga tahu perjuangan bidang pendidikan cukup kuat komitmen beliau terhadap layanan pendidikan untuk masyarakat miskin,” kata Ida.

Ketua DPP PKB itu mengatakan, di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, infrastruktur hingga masalah kesehatan di Indonesia terbangun cukup baik. Adanya pelayanan kesehatan seperti posyandu untuk balita hingga lansia, menurut Ida, dapat menurunkan angka kematian terhadap ibu dan bayi dan program itu layak diteruskan pada periode 2019-2024. (red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar