Swasta Bantu Sediakan Infrastruktur di Jabar

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

BANDUNG, (TubasMedia.Com) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan tekadnya untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur di Jawa Barat. Meski diakui kebutuhan anggaran untuk membenahi infrastruktur sangat besar. Sehingga diperlukan kebijakan yang berkesinambungan yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran agar penyelesaian masalah infrastruktur tuntas.

Untuk itu Pemerintah Pemprov Jawa Barat berkeinginan untuk bekerja sama dan melibatkan pihak swasta khususnya dalam penyediaan infrastruktur di wilayah Jawa Barat. Kebutuhan dana untuk pembangunan infrastruktur di Jawa Barat sampai dengan tahun 2025 adalah sebesar Rp 586 triliun.

Namun karena keterbatasan anggaran, maka kemungkinan pemerintah hanya mampu memenuhi pendanaan sebesar 20 persen dari kebutuhan. Sedangkan 80 persen sisanya direncanakan untuk dipenuhi oleh pihak swasta melalui skema PPP (Public Private Partnership), katanya di hadapan peserta seminar The Challenges in Investing in Indonesia’PPP Projects : A Focus on West Java di Aula Barat Kampus ITB Bandung, pekan lalu.

Heryawan menyatakan untuk menarik minat investor maka sejumlah insentif sudah disiapkan, diantaranya prosedur pembebasan lahan akan ditangani oleh pemerintah. Begitupun dengan penyelesaian masalah sosial di sekitar lokasi pembangunan infrastruktur akan menjadi tanggung jawab pemerintah. Memberikan ´jaminan keamanan` dalam proses pembangunan infrastruktur serta rekomendasi dukungan bagi pihak swasta untuk mendapatkan pendanaan dari Bank.

Sementara pendanaan dari Pemprov Jawa Barat akan disalurkan melalui BUMD dengan penyertaan modal Pemprov Jawa Barat. Pola tersebut sudah dilaksanakan di sejumlah proyek antara lain; pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) di Bogor dan Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) di Kota Bandung.Pendanaan pembangunan infrastruktur melalui BUMD akan melibatkan afiliasinya. (damanik)

Berita Terkait

Komentar

Komentar