Tahun 2015 Indonesia siap Stop Impor Garam

petani-garam

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Indonesia siap tidak lagi mengimpor garam mulai tahun depan. Ini janji Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebelum sidang kabinet, di Kantor Presiden, Rabu (24/12/2014) .

Dalam upaya itu Susi minta Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menanyakan kesiapan para petani garam lokal untuk memasok kebutuhan garam di dalam negeri.” Saya rasa sih bisa,” katanya.

Susi menegaskan pemerintah tidak boleh lagi punya kebijakan yang menguntungkan minoritas yaitu segelintir pengusaha importir, sedangkan jumlah petani garam mencapai ribuan orang harus mendapat dukungan.

Dirjen Kepulauan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sudirman Saad menyebutkan pasokan garam hingga akhir 2014 sebesar 4,8 juta ton. Garam tersebut didapat dari sisa stok awal 2013 sebanyak 666.000 ton, produksi garam rakyat 2,1 juta ton (termasuk PT Garam), dan garam impor 1,947 juta ton.

Konsumsi garam tahuin 2014 sebanyak 3,8 juta ton terdiri dari garam konsumsi 1,7 juta ton dan garam industri 2,1 juta ton. Ada suplus sekitar 900.000 ton .Bila surplus tersebut garam konsumsi, maka Kementerian Perindustrian bisa mendorong pengolahan menjadi garam industri. (edi s)

Berita Terkait

Komentar

Komentar