TCW Desak Perencanaan Ulang Program Banprov

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

TASIKMALAYA, (Tubas) – Tasikmalaya Corruption Wacth (TCW) menduga program pembangunan yang sebagian besar dialokasikan untuk program perencanaan dan tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat dikhawatirkan hanya dilandasi niat menyerap anggaran agar tidak hangus.

TCW mendesak supaya dilakukan perencanaan ulang terhadap program pembangunan yang dibiayai oleh dana Bantuan Provinsi (Banprov) secara menyeluruh. Pasalnya, dikhawatirkan ada modus baru, penyalahgunaan anggaran karena kegiatan di atas kertas seperti perencanaan mudah dimanipulasi. Pertanggungjawabannya baik secara administrasi keuangan dan hasil pekerjaannya bisa dilihat atau tinggal copy paste saja, kata Koordinator TCW, Dadih Abdul Hadi.

Program perencanaan pembangunan Banprov itu hanya program di atas kertas dan tidak ada dampak bagi masyarakat. Ia menjelaskan perencanaan itu hanya program riset untuk riset. “Jangankan bermanfaat bagi masyarakat, di lingkungan SKPD sendiri riset yang telah dilakukan jarang ditindaklanjuti pada tahun berikutnya dan hanya menjadi tumpukan kertas saja,” katanya.

Dadih mencontohkan riset yang dilakukan pada tahun lalu oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) yang hingga sekarang tidak pernah ditindaklanjuti. Bahkan diumumkan pada masyarakat pun tidak.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Ruhimat juga meminta agar Pemkab melakukan perencanaan ulang terhadap program dari Banprov. Bahkan dia mendesak Pemkab menunda lelang proyek sebelum dilakukan perencanaan ulang.

“Kami juga meminta agar para pengusaha atau rekanan berhati-hati dengan program Banprov sebab dikhawatirkan menuai masalah karena di DPRD sendiri terjadi kontroversi dengan adanya proyek Banprov itu,” katanya. (hakri/dadang)

Berita Terkait

Komentar

Komentar