Ternyata Kacang Tanah Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung

JAKARTA, (tubasmedia.com) –  Kacang tanah, baik digoreng atau direbus menjadi salah satu camilan favorit banyak orang saat santai. Meski bentuknya kecil, ternyata kacang tanah punya manfaat yang besar untuk kesehatan.

Itu karena kacang tanah mengandung vitamin C dan E, asam folat, protein, mangan, biotin, serat, magnesium, lemak tak jenuh tunggal, serta kaya antioksidan, sehingga memberi manfaat seperti bisa mengurangi risiko penyakit jantung, mencegah pengerasan pembuluh darah arteri, membantu melebarkan pembuluh darah hingga meningkatkan kadar kolagen pada kulit.

Namun, di antara banyaknya manfaat yang dikandung, beredar rumor bahwa mengonsumsi kacang tanah bisa menyebabkan asam urat, jerawatan hingga kolesterol dalam darah meningkat.

Soal itu, ahli gizi klinis dr Diana Suganda, M.Kes, SpGK mengatakan bahwa mengonsumsinya kebanyakan memang bisa menyebabkan asam urat karena kacang tanah memiliki kandungan purin yang tinggi.

“Tapi bukan berarti penderita asam urat tidak boleh mengonsumsi kacang tanah, asalkan membatasi jumlahnya. Sebaiknya hanya 50 gram per hari atau setengah genggaman tangan,” katanya belum lama ini.

Namun, jika dikonsumsi dengan tepat, kacang tanah bisa menyehatkan jantung dan menurunkan risiko jantung koroner. Sebab, dalam 100 gram kacang tanah mengandung hampir 580 kalori, di mana 50 persen kalori tersebut terdapat lemak baik yang bisa menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik dalam darah.

Selain bisa menurunkan risiko jantung koroner, kacang tanah ternyata juga bisa membuat awet muda karena tingginya kandungan vitamin C, E dan antioksidan yang dapat mengurangi radikal bebas, sehingga regenerasi sel menjadi lebih cepat. Hal tersebut meningkatkan kadar kolagen, sehingga membuat menjadi awet muda dan kulit lebih kinclong.

Mengenai rumor yang menyebutkan kacang tanah bisa menyebabkan jerawat, Diana membantahnya. Menurut dia, jerawat muncul disebabkan banyak faktor, seperti hormonal hingga bakteri.

“Jangan salahkan, kacang tidak akan timbulkan jerawat. Itu mitos,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa kandungan utama kacang tanah adalah lemak nabati yang bagus untuk kesehatan tubuh. Namun, yang menjadi masalah ketika kacang itu digoreng maka akan terjadi kerusakan protein dan kandungan lemak meningkat, sehingga nutrisinya berkurang.

“Sebaiknya direbus atau disangrai karena bisa meningkatkan efek antioksidan sekitar 37 persen,” ucap Diana.

Dia menyarankan untuk mengonsumsi kacang tanah sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 3-4 sajian per pekan. Misalnya, dicampur dalam sayur asam. Dia mengingatkan jangan kebanyakan mengonsumsinya lantaran kandungan kalori yang tinggi bisa menyebabkan obesitas.

“Harus bijak mengonsumsinya sesuai takaran, 100 gram dan jangan yang digoreng. (Kebanyakan kacang tanah) bisa obesitas karena asupan kalori berlebihan,” tutur Diana. (red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar