TKN: Katanya Anti Asing, Ngadunya Koq ke Wartawan Asing ?

JAKARTA, (tubasmedia.com) –  Kubu pasangan calon 01 mengkritisi pertemuan baru-baru ini calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dengan para wartawan dari media luar negeri.

Lah kan katanya anti-asing. Kok sekarang bicaranya dengan pihak asing?” sindir Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Arsul Sani di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (8/5).

Pertemuan yang berlangsung di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta itu, hanya dihadiri komunitas media asing dan perwakilan kedutaan besar negara sahabat. Media lokal dilarang meliput.

Arsul menuding Ketua Umum Partai Gerindra itu terkesan lebih percaya dengan media asing ketimbang media lokal.

“Memangnya nggak percaya sama teman teman media nasional? Wong media nasional saya lihat juga bervariatif kok,” ujarnya.

Arsul menekankan, hingga kini KPU masih menghitung suara Pemilu serentak 2019 secara manual. Sementara yang dipersoalkan Prabowo di hadapan media asing juga perwakilan kedubes adalah real count hasil Pilpres 2019 pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU.

Padahal dalam UU yang diakui penghitungan manual.

“Yang dipakai sebagai sebuah kebenaran, sebagai alat penghitungan suara yang mengikat itu kan yang manual yang sekarang itu loh,” jelasnya.

“Jadi kenapa itu mesti diributkan di luar proporsionalitasnya. Apakah tidak boleh diributkan? Silakan diributkan, tetapi ujungnya dari mempersoalkan situng itu adalah meminta itu dikoreksi. Itu saja,” sambungnya.(red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar