Toba Caldera Resort di Ajibata Ditawarkan ke Investor Singapura

MEDAN, (tubasmedia.com) –  Sebanyak tujuh investasi potensial ditawarkan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara kepada investor Singapura.

Hal itu terungkap dalam webinar Road to Indonesia Investment Day (IID) 2020 North Sumatra yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut, Medan, Selasa (25/8/2020). IID 2020 terselenggara atas kerjasama Bank Indonesia dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena saya dapat memperkenalkan Sumut melalui proyek-proyek investasi yang kita tawarkan,” ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Edy mengatakan, tujuh proyek tersebut antara lain, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Mixed Use Rental Apartment (rusunawa) yang terintegrasi dengan KEK Sei Mangkei untuk memenuhi kebutuhan hunian pekerja Sei Mangkei, Light Rail Transit (LRT) Mebidang.

Kemudian, Jalur Kereta Api Siantar-Parapat, Sport Center di Kecamatan Batangkuis Deliserdang, Toba Caldera Resort di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba dan Kawasan Industri Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara (terintegrasi dengan Pelabuhan Kuala Tanjung).

“Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi upaya konkret menjawab tantangan di tengah situasi pandemi saat ini serta merespon upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya Sumut,” ujar Edy Rahmayadi.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat menuturkan, kegiatan webinar tersebut merupakan rangkaian acara Indonesia Investment Day 2020 yang akan digelar atau di-launching pada Oktober 2020 mendatang di Singapura.

“Indonesia Investment Day merupakan kegiatan tahunan KBRI Singapura yang digelar sejak 2018. Dimana kegiatan ini menjadi wadah bagi para investor untuk mendapatkan informasi terkait potensi investasi di Indonesia. Karena pandemik COVID-19, maka IID ketiga ini digelar secara virtual,” ungkapnya.

Secara Detail

IID 2020 memaparkan secara detil berbagai informasi mengenai proyek-proyek investasi potensial di Sumut dan business matching. Program ini mempertemukan investor dengan pemilik proyek.

“Proyek-proyek yang ditawarkan bersifat ready to offer  dan clean and clear. Di dalam webinar ini, juga disediakan platform pertemuan satu lawan satu, untuk memfasilitasi interaksi investor asing dengan pemilik proyek dan pemerintah daerah, serta untuk merealisasikan investasinya,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo menjelaskan jika Toba Caldera Resort adalah salah satu investasi potensial dari tujuh proyek yang ditawarkan.

“Toba Caldera Resort ini nantinya akan dikembangkan seperti ‘Nusa Dua-nya Bali’ di Sumut dengan luas lahan 386,72 hektar. Programnya mirip dengan Nusa Dua, akan ada hotel, arena golf (sedang dilakukan studi jika memang memungkinkan), rumah sakit bertaraf internasional, pusat hiburan dan lainnya,” jelasnya.(red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar