TW Rela Jilat Sepatu Kotor Wartawan

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (Tubas) – Tomy Winata, pengusaha yang disebut sebagai cukong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku rela menjilat sepatu kotor para wartawan saat keterangan pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (13/3/2011) petang.

Tomy disebut cukong SBY dalam dua media Australia, The Age dan The Sydney Morning Herald, mengacu pada kawat diplomat Amerika Serikat di Jakarta yang dibocorkan WikiLeaks.

“Jadi, andaikata saya ini harus jilat sepatu bapak-bapak (para wartawan) yang penuh dengan kotoran, harga diri saya itu tidak direndahkan oleh bapak-bapak. Demi 1 juta keluarga yang harus hidup bulan-bulan ke depan. Asal itu jangan jadi berita yang dipercaya,” ungkap bos Artha Graha itu di hotel miliknya, Hotel Borobudur.

“Bukan saya ingin mempertahankan supremasi Tomy Winata dan segala macam. Tapi, demi 1 juta kepala keluarga mengantre di belakang kami,” lanjutnya.

Ditegaskan TW, berita yang dilansir The Age dan The Sydney Morning Herald sangat tidak bisa dipertanggungjawabkan dan tidak benar. Kedutaan Besar Amerika Serikat sudah menyampaikan penyesalan dan membantah berita itu.

“Tapi berita itu sudah telanjur diambil WikiLeaks dan disiarkan lewat koran The Age di Australia dan koran The Sydney Morning Herald,” ujarnya.

Disinggung nama-nama yang dicantum dalam pemberitaan kedua harian itu, TW mengaku mengenalnya sebagai pemimpin bangsa, mantan pejabat tinggi negara, dan senior-seniornya.

“Saya memang kenal, hanya apa yang dituduhkan di dalam berita itu sama sekali tidak benar, tidak mendasar, dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya. ***

Berita Terkait

  1. benar tw mau jilat sepatu yang kotor, kayak main sinetron aja lu

    Reply
  2. bulsit tuh, ngomong apapun tw, rakyat sdh kenal ente, semakin banyak ente ngomong bela diri semakin terbuka borokmu. kalau berani datang saja ke icw buka-bukaan, siapa ente sebenarnya jangan ngumbar deh…

    Reply

Leave a Reply to kintir Cancel Reply

Your email address will not be published.