UIN Ingin Selesaikan Penistaan Agama

Laporan: S Eka Ardhana

UIN

YOGYAKARTA, (Tubas) – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Dr Musa Asy’arie, bertekad untuk menjadikan perguruan tinggi yang dipimpinnya itu sebagai pusat peradaban Islam. Karena menurutnya, dengan menjadi pusat peradaban Islam, UIN Yogyakarta akan mampu berperan aktif dalam berbagai persoalan bangsa. Terutama menyangkut aksi penistaan agama yang sering terjadi belakangan ini.

Tekad tersebut disampaikan Prof Musa Asy’arie ketika bertemu wartawan di kampus setempat pekan lalu. Ia menyatakan tekad itu akan diwujudkannya sepanjang kepemimpinannya hingga 2014 nanti.

Menurutnya, untuk mewujudkan cita-cita tersebut, pihaknya sudah merancang 9 program unggulan. Dan, keinginan untuk menjadikan UIN Sunan Kalijaga sebagai pusat peradaban Islam yang sekaligus cagar budaya peradaban Islam bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. “Semua itu bisa diwujudkan, karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki nilai tawar dalam hal ke-Islaman,” jelasnya.

Ditegaskan Prof Musa Asy’arie, sebagai pusat peradaban Islam di Indonesia, UIN Sunan Kalijaga akan berusaha berperan aktif ikut menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Seperti aksi-aksi kekerasan dan penistaan agama yang terjadi belakangan ini.

“Sejak awal kami sudah menandaskan bahwa perbedaan pemikiran keagamaan tidak bisa dijadikan alasan untuk menghakimi perbedaan keagamaan. Bahkan untuk menilai sebagai sesuatu yang sesat pun tidak bisa. Makanya, kami selalu mengedepankan trilogi kehidupan. Yakni persatuan, kebersamaan dan kesejahteraan,” ujarnya. ***

Berita Terkait

Komentar

Komentar