Wabup Garut Sosialisasikan Selasa Tanpa Asap Rokok

Laporan: Redaksi

ilustrasi

PERIKSA TONG SAMPAH - Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman (kanan) tengah memeriksa tong sampah seusai memunguti puntung rokok berserakan. (tubasmedia.com/deni)

GARUT, (tubasmedia.com) – Sosialisasi program “Garut Andalan” yang tercantun dalam salah satu program kerja seratus hari kerja Bupati berjalan efektif. Wakil Bupati (Wabub) Garut, dr. Helmi Budiman, Selasa (25/2) lalu, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Tiga dinas dikunjungi Wakil Bupati secara berturut-turut. Dinas Kesehatan menjadi dinas pertama yang dikunjungi untuk memastikan sosialisasi program “Selasa Tanpa Asap Rokok” tersosialisasikan dengan baik. Selain Dinas Kesehatan, Wakil Bupati Juga sidak ke beberapa dinas lainnya.

Beberapa pegawai tampak kelimpungan ketika Wakil Bupati memunguti sampah dan puntung rokok yang berserakan di sekitar tempat sidak. “Kita sudah meminta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan sosialisasi terhadap berbagai program yang telah dicanangkan, termasuk hari ini, program hari selasa tanpa asap rokok. Saya ingin melihat sejauh mana sosialisasi disampaikan,” jelas Wakil Bupati saat sidak di Dinas SDAP.

Kenapa program ini dijalankan terlebih dahulu pada seratus hari pertama, kata Helmi, karena melihat ada beberapa yang harus segera dibenahi. “Kita mulai dari yang kita lihat dan rasakan, mulai hal yang kecil dan ringan, mari kita mulai dari sana. Salah satunya, kita melihat tempat sampah ada, tetapi sampah masih berserakan. Jadi bukan karena tong sampahnya tidak ada, tong sampah ada, tapi sampah masih berserakan. Ini yang harus segera kita benahi,” ujarnya.

Helmi berharap, dari dijalankannya program ini, terjadi perubahan perilaku serta sikap. “Kita semua harus saling mengingatkan, misalnya kalau mau merokok, silakan, asal pada tempatnya, itu pun pada waktu dan jam istirahat. Mengenai sanksi nanti akan diberikan bilamana peraturannya sudah terbentuk, yang terpenting upaya perubahan yang kita semua coba lakukan adalah terinternalisasi pada sikap seluruh pegawai,” ujarnya. (deni)

Topik :

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.