Warga Paranginan Bebas dari BABS

DOLOKSANGGUL, (tubasmedia.com) – Kepala UPT Kesehatan Kecamatan Paranginan, Humbang Hasundutan, dr Thomson Henry Hutasoit memastikan masyarakat Desa Lumban Sialaman Kecamatan Paranginan sudah bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Hal itu disampaikannya pada saat melakukan sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat(STBM) di daerah setempat, Kamis 13/7.

Kepada reporter tubas.media.com, dr Thomson Henry mengatakan dengan BABS  akan menjadi  tempat berkembangnya sumber penyakit yang bisa  menularkan penyakit seperti kuman, bakteri, virus dan cacing. “Bila BABS dibiarkan, itu bisa terjadi sehingga  penyakit tersebut dapat menyebar luas ke lingkungan yang pada akhirnya akan masuk ke dalam tubuh manusia yang dapat menimbulkan penyakit pada seseorang dan bahkan bisa menjadi wabah penyakit pada masyarakat yang lebih luas,’’ katanya menambahkan tingginya angka kejadian penyakit berbasis lingkungan, khususnya diare, sangat erat dengan masih rendahnya STBM.

Thomson merasakan ada sesuatu yang harus mendapat perhatian saat dirinya berkunjungan ke desa yakni masalah jamban. Namun diakui pihaknya tidak bisa langsung melakukan tindakan karena terbentur dana.

‘’Terus terang kami tidak mampu bila harus membiayai sendiri, tetapi dengan saling bantu membantu bersama donatur akan lebih ringan, “jelas Henry.

Itulah yang dilakukan sekarang dengan swadana Puskesmas dan bantuan dari Babinsa , Kepala Desa dan lainnya hingga bisa membangun jamban dan sarana air bersih dengan sumur bor untuk keluaraga Sakkot Siburian dan istrinya Sorta Lumbangaol, penyandang disabilitas di Desa Lumban Sialaman Kecamatan Paranginan.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Lumban Sialaman, Betman Siburian membenarkan di desanya sudah bebas BABS. (edison ompusunggu)

Berita Terkait

Komentar

Komentar