Wirausaha Baru Strategi Perkuat IKM Hadapi MEA

euis-Saedah

PALEMBANG, (tubasmedia.com) – Pada akhir 2015 perekonomian Indonesia akan memasuki babak baru yaitu pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pasar bebas di kawasan regional yang mesti menjadi peluang bagi pelaku usaha di Tanah Air.

Selain pemasaran, MEA juga membuka pintu bagi pelaku IKM untuk menjalin kerja sama dengan sesama pelaku bisnis di kawasan regional. “Perekonomian nasional nantinya akan bersaing dengan para pelaku pasar di kawasan ASEAN, ucap Menteri Perindustrian Saleh Husin, Rabu (22/4/2015).

Optimisme pemerintah juga mengacu pada kontribusi IKM sebesar 34,56 persen terhadap pertumbuhan industri pengolahan non-migas secara keseluruhan. “Kontribusi berkat dukungan lebih kurang 3,5 juta unit usaha, yang merupakan 90 persen dari total unit usaha industri nasional,” ujar Menperin.

Sementara itu, Dirjen IKM Kemenperin Euis Saedah mengatakan strategi pemerintah untuk memperkuat IKM, Antara lain, penumbuhan wirausaha baru, pembinaan IKM melalui pengembangan produk dan peningkatan kemampuan sentra, pemberian bantuan mesin dan peralatan produksi.

Selain itu, perluasan akses pasar melalui promosi dan pameran, fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual, fasilitasi sertifikasi mutu produk dan kemasan, serta fasilitasi pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat tambahnya. (roris)

Berita Terkait