Wisatawan Keluhkan Sampah Menumpuk di Pantai

KRUI, (tubasmedia.com) – Banyaknya sampah di pantai Labuhan Jukung, Krui Pesisir Barat (Pesibar) dikeluhkan para pemilik hotel, restauran dan wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Setiap datang ke Labuhan Jukung para turis selalu komplain dengan para pemilik hotel.

“Sebagai kawasan daerah wisata, seharusdnya kebersihan Pantai Labuhan Jukung harus dijaga,’’ kata Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restaurant (PHRI) Pesisir Barat, Prasetyo, kepada tubasmedia.com melalui telepon selulernya Rabu 23/8 di Krui.

Menurutnya, ada tiga belas hotel dan penginapan yang merasa terganggu dengan banyaknya sampah di kawasan wisata. Mereka adalah Hotel Mutun Walur, Amy,s Place, Be Ocean terletak di Pekon Walur, Monalisa, Mios Bungalow, Kabuna, Sunset Beach, Villa Desa, Hotel Zandino di Pekon Way Redak, Obama Beach Resort, Palm Beach, Sae Jadi, Double Cafe di Pekon Kampung Jawa dan Pesisir Barat Surfing Asosiasi (PBSA).

Pihaknya siap bekerjasama dengan pemerintah daerah guna memberikan sosialisasi aturan tentang pembuangan sampah dan membantu Pemda untuk membersihkan sampah secara langsung.

”Jika terus dibiarkan sampah bertumpuk di kawasan wisata khususnya Labuhan Jukung dan sekitarnya selain merusak citra Pemkab Pesibar dikhawatirkan akan membawa berbagai macam penyakit. Pusat wisata menjadi kota yang paling kotor,” tegas dia.(agustiawan).

Berita Terkait